in

Pria Indonesia dipenjara 3.5 tahun karena perkosa PRT di Taiwan

Seorang pria Indonesia telah dipenjara selama tiga setengah tahun di Taiwan setelah terbukti bersalah memperkosa seorang pekerja rumah tangga yang juga berasal dari Indonesia pada bulan Mei 2016.

Terdakwa dan korban, yang namanya tidak disebutkan, merupakan pekerja migran Indonesia yang bekerja di kota Taichung, Taiwan dan mereka berkenalan di dunia maya pada bulan Maret 2015, The Liberty Times melaporkan.

Pada tanggal 15 Mei 2016, sang wanita menemani pria tersebut mengunjungi Asean Square di pusat kota untuk membeli sebuah telpon genggam baru.

Mereka pun selesai berbelanja sekitar pukul 5 sore dan sang pria mengatakan kepada wanita itu bahwa dia ingin mandi dahulu di sebuah hotel murah terdekat untuk menyegarkan diri, dengan memastikan kepada sang wanita bahwa dia tidak memiliki niat lain.

Namun sesampainya mereka di dalam kamar, pelaku mendorong korban ke atas tempat tidur, menggencet wanita tersebut dengan tubuhnya dan memaksa untuk mencium sang korban.

Korban pun berusaha keras untuk melepaskan dirinya dengan mendorong pelaku, namun pria tersebut segera mengambil peniti yang menyangkut di jilbab wanita tersebut dan mengancam akan menusuk mata korban sampai buta.

Pelaku terus mengancam akan membunuh korban apabila dia membuat suara apapun saat sedang diperkosa.

Sekalipun korban ingin segera melarikan diri, seluruh pakaiannya ada bersama sang pelaku, sehingga diapun berpura-pura tenang dan meminta sang pria untuk bertanggung jawab dan menikahinya. Pelaku pun setuju dan mengijinkan korban mengambil foto identitas diri pelaku.

Dua jam kemudian, pelaku kembali malakukan hubungan seksual dengan korban di tempat kejadian perkara yang sama, sekalipun korban meminta pelaku untuk tidak melakukannya. Setelah pelecehan seksual yang kedua kalinya ini, pelaku akhirnya mengijinkan korban untuk pergi.

Sesampainya di rumah tempat dia bekerja, korban pun segera melaporkan kejadian pemerkosaan tersebut kepada majikannya. Kasus tersebut pun kemudian ditangani oleh pihak kepolisian dan berakhir dengan keputusan pengadilan yang diberikan hari Selasa.

Pelaku mengatakan bahwa korban menyetujui hubungan seksual yang mereka lakukan. Namun hakim di Pengadilan Negri Taichung menolak pernyataan pelaku dan mengatakan bahwa korban telah diperkosa dan hubungan seksual tersebut dilakukan diluar kemauan korban oleh karena korban dengan jelas merasa terancam.

Pelaku akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun dan enam bulan dan akan segera di deportasi kembali ke Indonesia saat dia telah menyelesaikan masa tahanannya.

Original: Indonesian man jailed 3.5 years for raping maid in Taiwan

continue reading

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jaywalking man hit by car in Singapore

Dahi pembantu dilempar pel, majikan dipenjara tiga minggu